Rabu, 25 April 2012

Tarmizi Karim minta Pemilukada Putaran Kedua Aceh Barat Tepat Waktu


Banda aceh -Penjabat Gubernur Aceh, Tarmizi A. Karim baru saja melantik pj bupati Aceh Barat, Ridwan Hasan, menggantikan Ramli Ms yang telah habis masa jabatannya. Dalam sambutannya Tarmizi berharap pj bupati bisa menyelenggarakan Pemilukada putaran kedua di negeri tasawuf tersebut tepat waktu.

Saya dan tentunya kita semua sangat mengharapkan agar proses penyelenggaraan pilkada putaran kedua di Kabupaten Aceh Barat dapat berlangsung tepat waktu, aman, damai dan bermartabat,"ujar Tarmizi A. Karim di Anjongan Monmata, Banda Aceh, Rabu (25/4)


Berkenaan dengan persiapan Pemilukada putaran kedua di Kabupaten Aceh Barat, pj gubernur menginginkan semua lapisan menjaga suasana yang aman dan kondusif pasca perhitungan suara dan setelah adanya Putusan Mahkamah Konstitusi serta persiapan Pilkada Putaran Kedua di Kabupaten Aceh Barat. "Untuk itu saya minta kepada seluruh komponen masyarakat untuk tidak perlu saling curiga, saling marah-marah, apalagi sampai pada tindakan anarkhis yang tidak bertanggungjawab,"tukasnya.

"Kita hanya perlu waspada, dalam arti mampu melihat potensi gangguan, menahan diri untuk tidak terpancing dalam situasi yang dikondisikan oleh pihak-pihak tertentu. Oleh karena itu, saya minta setiap individu mampu memainkan peran sebagai Sosialization Agent, yang selalu mengkampanyekan pemilukada damai, dimulai dari keluarga dan lingkungan sendiri,"sambungnya.

Tarmizi menegaskan, pentingnya makna integritas dan netralitas dalam penyelenggaraan Pemilukada putaran kedua di Kabupaten Aceh Barat. Integritas
adalah sebuah konsepkonsistensitindakan, nilai-nilai, metode, langkah-langkah, prinsip, harapan, dan hasil.Dalam etika, integritas dianggap sebagai kejujuran dan kebenaran yang merupakan akurasi dari tindakan seseorang. Integritas merupakan modal utama seorang pemimpin, namun sekaligus juga sebagai modal paling langka yang dimiliki oleh seorang pemimpin.

"Oleh karenanya sebagai langkah konkrit, Saudara penjabat bupati saya wajibkan untuk menandatangani pakta integritas, yang merupakan janji dan komitmen diri selama menjabat. Pakta integritas ini pada intinya mengandung nilai-nilai pengutamaan kepentingan umum, peningkatan kapasitas diri, fasilitasi, transparansi dan akuntabilitas, harmonisasi hubungan kerja, dan kesadaran diri,"tutupnya.

0 komentar:

Posting Komentar