Selasa, 29 Mei 2012

Penembakan di Bireuen Diduga Bermotif Masalah Pribadi

BANDA ACEH, KOMPAS.com -- Polisi menduga kasus penembakan di Kuta Blang, Bireuen, Aceh, Selasa (15/5/2012) malam, yang menewaskan dua orang, bermotif masalah pribadi. Dugaan ini didasarkan pada sejumlah alat bukti dan keterangan saksi atas kasus tersebut.
Sukri bin Abdullah (35), Sekretaris Partai Aceh wilayah Lhokseumawe, dan teman perempuannya bernama Cut Yeti (40), tewas ditembak orang tak dikenal saat melintas di Kawasan Kuta Blang, Bireuen, Aceh, sekitar pukul 23.55 WIB.
Saat kejadian, Sukri dan Yeti sedang dalam perjalanan dari Banda Aceh ke Lhokseumawe. Sukri mengemudikan mobil Honda CRV berplat BK 1808 JE, dan Yeti duduk di sebelahnya. Satu orang lagi di mobil itu, yakni T Muhammad Yasir (16), keponakan Yeti, selamat. Yasir hanya mengalami lecet di tangan setelah mobil yang dikemudikan Sukri tersebut terperosok ke pinggir jalan setelah terkenan serentetan tembakan.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh Komisaris Besar Gustav Leo, mengatakan, di dompet korban Sukri polisi menemukan obat kuat jenis Viagra. Obat tersebut diduga terkait dengan adanya hubungan Sukri dan teman perempuannya, Yeti.
"Ini diduga bermotif pidana murni, pribadi. Kebetulan hasil sementara yang kami kembangkan, ternyata Yeti ini tak ada hubungan, bukan istri (Sukri). Ini yang diakui keluarganya. Hal ini sedang kami dalami," tutur Gustav, Rabu (16/5/2012) di Palangkaraya.
Terkait status Sukri sebagai Sekretaris Partai Aceh wilayah Lhokseumawe, Gustav menyatakan, polisi tak melihat ke arah tersebut terlebih dahulu. Kami melihat dari perbuatan yang mengakibatkan korban jiwa. Sulit kalau dikaitkan dengan politik.
"Polisi hanya bisa menjelaskan ini perbuatan melawan hukum yang dilakukan orang tak dikenal, yang menyebabkan dua orang meninggal," tandanya.

0 komentar:

Posting Komentar