BANDA ACEH, KOMPAS.com -- Polisi menduga kasus
penembakan di Kuta Blang, Bireuen, Aceh, Selasa (15/5/2012) malam, yang
menewaskan dua orang, bermotif masalah pribadi. Dugaan ini didasarkan
pada sejumlah alat bukti dan keterangan saksi atas kasus tersebut.
Sukri
bin Abdullah (35), Sekretaris Partai Aceh wilayah Lhokseumawe, dan
teman perempuannya bernama Cut Yeti (40), tewas ditembak orang tak
dikenal saat melintas di Kawasan Kuta Blang, Bireuen, Aceh, sekitar
pukul 23.55 WIB.
Saat kejadian, Sukri dan Yeti sedang dalam
perjalanan dari Banda Aceh ke Lhokseumawe. Sukri mengemudikan mobil
Honda CRV berplat BK 1808 JE, dan Yeti duduk di sebelahnya. Satu orang
lagi di mobil itu, yakni T Muhammad Yasir (16), keponakan Yeti, selamat.
Yasir hanya mengalami lecet di tangan setelah mobil yang dikemudikan
Sukri tersebut terperosok ke pinggir jalan setelah terkenan serentetan
tembakan.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh Komisaris Besar Gustav
Leo, mengatakan, di dompet korban Sukri polisi menemukan obat kuat jenis
Viagra. Obat tersebut diduga terkait dengan adanya hubungan Sukri dan
teman perempuannya, Yeti.
"Ini diduga bermotif pidana murni,
pribadi. Kebetulan hasil sementara yang kami kembangkan, ternyata Yeti
ini tak ada hubungan, bukan istri (Sukri). Ini yang diakui keluarganya.
Hal ini sedang kami dalami," tutur Gustav, Rabu (16/5/2012) di
Palangkaraya.
Terkait status Sukri sebagai Sekretaris Partai Aceh
wilayah Lhokseumawe, Gustav menyatakan, polisi tak melihat ke arah
tersebut terlebih dahulu. Kami melihat dari perbuatan yang
mengakibatkan korban jiwa. Sulit kalau dikaitkan dengan politik.
"Polisi
hanya bisa menjelaskan ini perbuatan melawan hukum yang dilakukan orang
tak dikenal, yang menyebabkan dua orang meninggal," tandanya.
Selasa, 29 Mei 2012
Penembakan di Bireuen Diduga Bermotif Masalah Pribadi
21.05
No comments






0 komentar:
Posting Komentar