Rabu, 25 April 2012

Bila Ingkar Janji, Warga Bireuen Ancam Usir Nurdin


Bireuen  - Bupati Bireuen, Nurdin Abdul Rahman telah menjanjikan sebanyak 35 ribu rumah bantuan kepada masyarakat Bireuen. Sebanyak 17 ribu unit akan dibangun pada tahap pertama. Rumah bantuan tersebut atas usaha Nurdin Abdul Rahman dari rekan-rekannya di luar negeri. Masyarakat Bireuen pun kini sibuk mengurus persyaratan agar dapat memperoleh rumah yang dimaksud itu. Bila rumah bantuan itu bohong alias nihil, maka siap-siap Nurdin diusir dari Bireuen.


Sebanyak 35 ribu unit rumah bantuan itu sungguh merupakan angka yang sangat spektakuler, luar biasa
apabila rumah itu nyata nantinya. Tapi apabila rumah yang dijanjikan itu tidak ada maka akan menjadi
bom waktu bagi Nurdin.

"Saya tidak tahu ngomong apa, pokoknya Nurdin sudah mengatakan rumah itu ada, kalau pun rumah itu nantinya tidak ada, maka rakyat Bireuen tidak memberi maaf kepada Nurdin dan masyarakat pun akan mengusirnya dari Bireuen," sebut Muhklis warga Kutablang kepada The Globe Journal, Selasa (24/4).

Sementara seorang warga Gandapura, Bireuen yang tidak ingin namanya dituliskan mengatakan, terdapat keanehan dalam mendata warga yang mendapatkan rumah."Cara pembagian formulir terdapat keanehan, masak rumah bantuan diberikan semudah itu tanpa melewati tahapan, formulir rumah bantuan ada diwarung-warung kopi siapa pun boleh ambil untuk difoto copy," sebutnya.

Kepala Dinas Sosial yang dihubungi terkait masalah itu mengatakan, pihaknya telah menerima sejumlah formulir rumah bantuan yang telah diverifikasi ditingkat Desa dan kecamatan melalui Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK)."Formulir yang telah kita terima itu, nantinya juga akan kita verifikasi kembali," tuturnya.

Beberapa hari yang lalu Kabag Humas Sekda Kab Bireuen, Salahuddin mengatakan akan datang pihak donatur ke Kabupaten Bireuen, untuk melihat langsung proses penyaluran rumah yang diberikan itu, namun sampai saat ini donatur yang disebut-sebut dari Jenewa itu belum juga hadir ke Bireuen.

"Mungkin dalam minggu ini pihak donatur akan tiba di Bireuen dan juga akan digelar jumpa pers, agar ada kejelasan," sebutnya.

Sementara sebahagian masyarakat Bireuen sangat pesimis dengan rumah itu."Saya belum begitu percaya ada atau tidaknya rumah itu. Saya berharap Nurdin jangan menjanjikan rumah kepada masyakat Bireuen sebagai alat politiknya. Sebab kita ketahui dia mencalonkan kembali pada pemilukada ini," sebut Ananda warga Kota Juang.


0 komentar:

Posting Komentar